Kamis, 18 April 2019

Visi Misi PRABOWO SANDI debat 5

Capres nomor urut 02 Prabowo Subiantomengatakan, pihaknya menilai bangsa Indonesia saat ini tak berjalan di atas landasan yang diharapkan masyarakat.

"Kita sekarang dan sudah berjalan lama berada dalam arah yang salah, ini kalau diteruskan tak akan memungkinkan membawa kesejahteraan bagi bangsa Indonesia," ujar Prabowo dalam debat pamungkas Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).
Dia mengatakan, apa yang dilakukan pemerintah saat ini telah menyimpang dari cita-cita pendiri bangsa serta apa yang diperintahkan UUD 1945.
"Sangat jelas bahwa kita tak bisa membiarkan kekayaan nasional mengalir keluar negeri, yang diakui pemerintah sekarang, kekayaan mengalir ke luar negeri atau lebih banyak uang di luar daripada di dalam negeri," ujar Prabowo.
Akibatnya, lanjut dia, saat ini pemerintah tak bisa memproduksi dan hanya menerima produksi dari luar. "Untuk itu, Prabowo-Sandi ingin mengubahnya karena menilai bangsa ini telah menyimpang dan tak punya strategi pembangunan," tegas Prabowo.
Sementara itu, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menambahkan, dari suara yang didengar saat berkampanye, pihaknya menilai pertumbuhan ekonomi lima persen yang disebutkan pemerintah tak berdampak di kalangan bawah.
"Kami merasa ekonomi harus bertumbuh, lapangan kerja ada, dan memastikan harga bahan pokok terjangkau, sehingga tak membebani masyarakat," ujar Sandi.
Dijelaskannya, dari hasil kunjungan ke 1.500 titik Indonesia, banyak ibu-ibu rumah tangga yang mengeluhkan tingginya sejumlah harga bahan pokok. Bahkan Sandi menyebutkan salah satu nama ibu-ibu rumah tangga yang pernah berbincang dengannya, yakni Nurjanah.
"Kami melihat dan mendengar langsung dari masyarakat bahwa kita perlu kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas," tegasnya.
"Sekarang kami sebut pertumbuhan ekonomi jebakan 5 persen dikeluhkan ibu Nurjanah, ibu itu katakan sekarang pembeli yang datang ke tokonya sepi," tambah Sandiaga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar